Thursday, April 9, 2009

Ritel Tak Terpengaruh Pemilu

Kampanye Pemilu tidak berpengaruh pada bisnis ritel. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Benyamin Mailol. "Kampanye sekarang jauh lebih sehat dan lebih baik dibandingkan dulu, kemacetan yang terjadi tidak parah. Justru lebih parah dari banjir," kata Benyamin.
Meski ada keluhan dari pengelola pusat belanja karena menurunnya jumlah pengunjung, namun penurunannya yang terjadi tidak signifikan hingga mempengaruhi omzet ritel.
Benyamin mengaku tetap optimisits omzet ritel 2009 bisa tumbuh sekitar 5-10% meski daya beli konsumen masih dirasa lemah. "Omzet masih bisa bertahan Rp. 70 triliun (2008) tapi tergantung kondisi politik. Ritel itu punya konsumen yang loyal," jelasnya.
Benyamin menambahkan beberapa regulasi pemerintah yang diterbitkan dalam rangka menangani krisis ekonomi telah cukup mendorong bisnis ritel tetap bergerak.
"Regulasi pemerintah memang ini ada dampak negatifnya terhadap toko yang menjual barang-barang impor. Tapi dengan adanya Pemilu, ada pengaruh positif. Selain itu kampanye produk lokal juga meningkatkan citra produk lokal,"tuturnya. Oleh karena itu, Benyamin optimis

Disarikan dari kolom "Komunikasi Bisnis" - Radar Solo - Jawa Pos Group, edisi Senin 6 Arpil 2009

No comments: