Tuesday, January 11, 2011

Kota Republik, Julukan Baru Yogyakarta

Yogyakarta, mendapatkan julukan baru. Yakni Kota Republik. Sebelumnya, Yogyakarta lebih dulu dikenal dengan julukan Kota Pelajar, Kota Perjuangan, Kota Sejarah dan Kota Gudeg. Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X mengukuhkan sebutan Kota Republik itu pada tanggal 4 Januari 2011. "Marilah kita peringati itu tiap 4 Januari untuk membangun kebersamaan dan NKRI", tutur HB X di pagelaran kraton Yogyakarta. Pengukuhan itu diikuti seluruh bupati dan walikota se-DIY. Kepala daerah di lima kabupaten dan kota di DIY tersebut mendampingi gubernur saat mengukuhkan Yogyakarta sebagai Kota Republik. "Kita sengkuyung bersama semangat ini", ujar HB X dihadapan ribuan warga DIY.
Sebelum pengukuhan itu, ribuan warga dari berbagai instansi dan kalangan termasuk masyarakat Tionghoa dan mahasiswa dari berbagai daerah, mengikuti kirab budaya yang dimulai dari Stasiun Tugu menuju Kraton Yogyakarta.
Gardena Dept. Store & Supermarket Yogyakarta, juga turut serta dalam kirab budaya tersebut dengan mengirimkan utusan untuk mengikuti acara tersebut. Walaupun hujan deras sempat melanda kota Yogyakarta, namun antusias para peserta kirab dan warga Yogyakarta dalam mengikuti acara tersebut sangat tinggi, terbukti dengan membludaknya warga yang mengikuti dan melihat acara tersebut. Dalam kesempatan tersebut sutradara terkenal Garin Nugroho juga mengikuti dan antusias mendukung Yogyakarta sebagai Kota Republik.

1 comment:

Bambangedi Mulyanto said...

Julukan "Kota Republik" bagi kota Yogyakarta sangat tepat dan perlu dipopulerkan sisamping julukan-julukan lain yang sudah populer (Kota Gudeg, Kota Pelajar, dsb). Fakta bahwa Yogyakarta pernah menjadi Ibukota Republik Indonesia dimasa perjuangan (1946 - 1949),perlu selalu diingat sebagai salah satu mata rantai sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah Belanda yang ingin menegakkan kembali kekuasaannya di negeri ini